Thursday, March 15, 2018

Tiny Miniature Sewing Machine on Thimble


Today I'm gonna post about thimbles, Thimble is a finger protector for sewer, it is made from metal, ceramic or plastic, strong leather is possible too. But lately thimbles are made for antique displays. 
About last year some of my friends request me these thimbles but I just can make it this year. (thats handmade..It need mood, time etc)

So these miniatures of sewing machines with its needle, yarn, scissors and some patchwork quilts. Hope you enjoy my photo ^ ^
Tiny Miniature Sewing Machine on Thimble  KuroHouseofCraft
 Do you see how tiny it is?

Tiny Miniature Sewing Machine on Thimble  KuroHouseofCraft
 I imagine an old ladies sewing her quilt while making this

Tiny Miniature Sewing Machine on Thimble  KuroHouseofCraft
 and I don't know somehow I imagine elsa (frozen) sewing mittens

Tiny Miniature Sewing Machine on Thimble  KuroHouseofCraft
and because this is spring, I remember pink sakura. thats why I made pink too.

Tiny Miniature Sewing Machine on Thimble  KuroHouseofCraft
Pink is kawaii (cute), and I think I can add snoopy fabric in there golden vintage sewing maching above pink thimble :)
Tiny Miniature Sewing Machine on Thimble  KuroHouseofCraft

Wednesday, February 14, 2018

Dummy Latte Art for Coffee Tea and Chocolate

Hi,  Today is valentine day, mostly couples go to dating, some have a romantic dinner or just sitting together in a cafe enjoying tea, coffee and live music. Hmm I remember, about last eleven years ago me and hubby went out together, well I'm not really celebrating it till today but for me its okay to have good moment with our love one. That's why I took this picture of couple love latte arts I'd just made yesterday, is this romantic? 


fake foods of latte arts by KuroHouseofCraft

This month I'm working on some fake foods, some of them are replica of coffee and chocolate latte arts and some tea for a cafe in Bandung. They want me to make 12 different types of beverages to be attached in their cafe's wall as a clock ornaments. I think I will go to bandung to visits that cafe while I go next time. It must be good place.



fake foods of latte arts by KuroHouseofCraft

I will wake up all night long when drinking it but I love coffee, I am fan of Indonesian coffee, for me florest and sidikalang are the best, they have good taste and smells so good. When I make those fake coffee latte arts, I make the real one too and enjoying it so I can feel the real one from my heart. Of course these two week I can't sleep well lol, its okay. 

fake foods of latte arts by KuroHouseofCraft

fake foods of latte arts by KuroHouseofCraft

fake foods of latte arts by KuroHouseofCraft

So, making polymer clay (this time I combine fimo, cernit and mofa clay) and resin to stay or stick together with the cup is not an easy work, the porcelain cup itself can be little increase when baking, resin itself can be little decrease after cooling down, so it was really need to working layer by layer. These tea looks so simple but it is not simple as its appearance. But I'm happy making it, that's art work. Thank you for reading my blog and I hope you enjoy my arts. Happy valentine day dear friends. 

fake foods of latte arts by KuroHouseofCraft

Love, 
KuroHouseofCraft

Saturday, December 23, 2017

Pororo Polymer Clay Figure

Tahun 2017 ini rasanya super cepat, secepat kilat. Rasanya baru January awal tahun ada banyak harapan-harapan, tapi tiba-tiba sudah hampir akhir tahun. Rasanya ada banyak hal yang  belum terwujud, seperti rutin mengisi channel youtube dengan video tutorial. Tapi di sisi lain banyak ucapan syukur juga, Tuhan banyak memberikan kesempatan untuk mencoba hal-hal baru dalam berkreasi, banyak ketemu teman baru, dan banyak hal lainnya yang tidak bisa kuceritakan semua. 

Dengan banyaknya kesibukan dengan dummy food tahun ini, akhirnya bikin figure kesukaanku, Pororo :) Tadinya pororo dan petty ini mau kubuat dari air dry clay, tapi sesekali coba juga deh bikin 3D figure yang lumayan besar pakai polymer clay. Figure ini kubuat dari polymer clay cernit. Untuk warna-warnanya memang kusesuaikan dengan warna karakter aslinya dan jadilah Pororo figure dan Petty setinggi 5 cm. Pororo yang ini akan terbang ke singapore akhir tahun ini :) 

Pororo & Petty Figure @ KuroHouseofCraft "wait Pororo"

Karena Pororo Identik dengan salju dan di pengunungan es, kubuat fotonya dengan background es beneran. Jadi Es seplastik besar kuhancurin dan dibentuk seolah jadi pegunungan es, dialasi papan/ stereofoam putih. jadi deh suasana gunung salju tempat di mana Pororo dan teman-temannya tinggal. Hehe karena aku cukup suka fotografi, mulai dari bikin esnya dan proses foto-fotonya cukup membuat hatiku senang.

Pororo & Petty Figure @ KuroHouseofCraft "Hello"

Pororo & Petty Figure @ KuroHouseofCraft

Pororo & Petty Figure @ KuroHouseofCraft "Petty, are you okay?"
Nah, figure pororo semacam ini, keunggulannya memakai polymer clay adalah ketahanannya terhadap air, jadi misal setelah dijadikan cake topper, setelahnya masih bisa dipajang atau dijadikan toys/ mainan/ objek foto. Tentu saja untuk cake topper, figure yang terbuat dari clay harus disesuaikan beratnya dengan jenis kuenya. kalau dummy cake sangat tidak apa-apa, tapi kalau cake yang mudah ambles/ super lembut, kusarankan topper memakai light weight air dry clay. Untuk ukuran 5-10 cm, kurasa polymer clay masih tergolong ringan.

Happy Holiday buat semuanya :) 

Tuesday, December 5, 2017

Swap Time 3 Komunitas Seni Clay Indonesia bertema Fauna Indonesia

Meneruskan ceritaku di Clay Swap 3 sebelumnya, ini dia karyaku yang kubuat untuk swap/ tukar-tukaran karya antara seniman-seniman clay / clayer se Indonesia.

Ide ini muncul waktu dapet sovenir berupa kalender duduk yang simpel, nah tarus dudukannya kuubah deh jadi diorama yang terbuat dari clay. Biar kalender ini nggak biasa aja, kusisipin kata-kata positif di sela-sela lembaran kalendernya. hehe




Kegalauan yang kualami ini masih berlanjut sesaat sebelum karya swap ini dikirim, padahal sudah kupacking tapi dalam hati masih ada aja yang kurang. Pas searcing-searching di google ketemulah kupu-kupu cantik asli sumatra. Baru Jadi deh diorama ini rasanya lumayan komplit.

Ceritanya ada adik kakak gajah sumatra yang kehilangan orang tuanya, mereka dibunuh dan diambil gadingnya oleh manusia yang serakah dan jahat. Setelah berlari ke sana kemari, mereka menemukan sebuah tempat persembunyian di hutan tropis Sumatra. Di sana adalah tempat yang aman. Ada bunga-bunga, jamur-jamur lucu, rumput-rumput yang sedikit lembab dekat rawa-rawa dan ada kupu-kupu asli sumatra yang namanya juga cantik seperti sayapnya. Paralaxita Damajanti (kusebut aja Sita Damayanti hihi cantik kan namanya). 


Diorama ini kubuat atas dasar, yang pertama kepedulianku terhadap lingkungan di Indonesia. Negara ini kaya dan membanggakan, apa saja tumbuh subur dan hewan-hewannya banyak sekali. Tapi karena kekayaan itu, tidak sedikit masyarakat kita yang tumbuh menjadi pribadi yang pemalas, tinggal ambil sampai musnah tanpa memikirkan kelestarian alamnya. Seandainya tiap-tiap wilayah di Indonesia bangga dan menciptakan sesuatu yang berharga terhadap cirikhas daerahnya, misal gajah sumatra, kupu-kupu bernama damayanti ini, orang utan kalimantan, kangguru wondiwoi, burung cekakak sulawesi, maka masyarakat pun akan mengikuti perlahan untuk lebih peduli dan menjaga kelestarian alamnya. 

Yang kedua adalah, kita sebagai bangsa Indonesia juga seharusnya mampu membuat sovenir-sovenir, oleh-oleh atau hadiah yang menarik dari Indonesia. Kita bisa membuat sesuatu yang terlihat lucu, imut, indah dan penuh warna. Seperti yang pernah kubilang di postingan facebookku, tiap saya ke suatu daerah pariwisata, pengen banget beli pajangan/ sovenir yang menarik, tapi maaf kebanyakan masih terlihat dekil-dekil, dibuat seadanya dan yah harga tentu sebanding dengan kualitas. Beda dengan di Bali yang managemen pariwisatanya sudah diolah dengan baik. Ayo pengrajin-pengrajin Indonesia, Indonesia itu gak melulu harus batik, harus ukiran banget, gak melulu harus menjual gading asli gajah, gak melulu harus menjual cangkang kerang dari laut. Kita bisa mengkreasikan sesuatu yang unik, lucu, dari bahan-bahan/ media lain seperti clay, kayu sisa, lukisan, dsb. Saya bukan bilang bahwa batik tidak bagus, mari kita out of the box, membuat sesuatu yang gereget, bagus, bisa diterima bangsa-bangsa lain, dsb. Toh juga kalau terkenal, siapa yang bangga? tentu Indonesia. 

Semoga melalui acara yang diadakan Komunitas Seni Clay Indonesia ini, akan ada banyak muncul seniman-seniman yang membanggakan Indonesia.

Wednesday, November 22, 2017

Persiapan bikin Swap Time 3 Komunitas seni clay Indonesia

Hari ini istirahat sebentar deh ngeblog dulu, saya mau cerita soal persiapan Swap Time 3 Komunitas Seni Clay Indonesia. 

Jadi seperti yang dulu sudah pernah kuinfo, ada banyak clayer-clayer (seniman clay) di Indonesia yang bergabung di komunitas ini. Nah kali ini acaranya adalah swap time, alias tuker-tukeran karya. Hari ini deadline terakhir menyerahkan foto karya. Tema kali ini adalah Fauna Indonesia

Dari sebulan lalu pengumuman sebenernya udah kepikiran banget mau bikin karya apa, sampai bingung. :D Jujur sih karena persiapan ini di tengah-tengah kesibukanku beresin orderan dan sempat sakit juga, cukup tumpang tindih deh. Tapi melalui cari-cari ide bakalan bikin fauna apa, saya sebagai seniman jadi peduli terhadap kelestarian fauna di Indonesia. Bayangin, di Indonesia itu banyaaaak banget fauna dan sangat bervariasi. Kita bisa baca-baca di webnya https://www.wwf.or.id/ di sana cukup banyak bahan bacaan dan referensi.
Beda misalnya dengan di China, maskot mereka Panda. Hmm Australia, maskotnya? Koala, Kangguru. Mungkin ada yang lain, tapi gak akan sebanyak Indonesia. Ya.. ya komodo juga asli Indonesia, tapi apakah cuma komodo yang kita harus perhatikan? contohnya aja ketika search di google, "gajah" maka kita akan banyak menemukan foto gajah yang sudah terluka bahkan mati karena ulah manusia. Ada banyak lagi, contohnya kangguru yang juga ada di Indonesia, yaitu kangguru Pohon Wondiwoi. Burung kasuari, dan aneka macam fauna lainnya termasuk monyet, orang utan. Mereka semuanya terancam punah. Sedih ya.. lalu saya jadi bingung mau bikin apa. 

Ide yang muncul pertama kali adalah kangguru wondiwoi, hm tapi karya ini belum sempat kufoto. cuman karena kurang sreg, jadinya gak jadi kubuat swap. 


sumber foto: https://stellasplace1.com/2016/04/05/general-discussion-tuesday-april-5-2016/kingfisher/

Ide yang kedua adalah burung kingfisher ( sumber wikipedia ), yaitu burung kecil penangkap ikan yang habitatnya ada di Sulawesi. Warna bulunya sangat cantik dan bervariasi, ada yang biru, hijau, lilac, tosca. Wah Terimakasih Tuhan, saya boleh mempunyai tanah air Indonesia. Semoga manusia-manusia di Indonesia bisa Tuhan ubahkan menjadi manusia-manusia yang lebih peduli terhadap lingkungan, makin kreatif, dan gak ribut hal gak penting mengenai SARA terus seperti saat ini (jadi curcol ya)

Terinspirasi dari foto di atas, maka saya membuat sebuah jar yang di atasnya ada burung kingfisher kecil. Kebetulan, pas beli buah morel berry alias ciplukan, maka, daunnya kukeringkan dan kujadikan alas si burung untuk bertengger, tentunya diawetkan dan dicat dulu. bagian bawahnya tetap kukasi buah cherrynya :D
Miniatur ini kubuat dari polymer clay cernit tanpa sentuhan cat, bagian sayapnya itu adalah gabungan warna navy blue dan biru neon. Badannya pakai teknik skin blending dan yang paling bikin tremor adalah waktu masang paruhnya.
Do it with love, saya jatuh cinta sama quotes ini. Artinya kerjakan apa saja dengan cinta, sekalipun kadang kita gagal ataupun sukses, wajib atau sukarela, kalau semua kita kerjakan dengan cinta, kita akan berusaha memberikan yang terbaik.


Bird Miniature Kingfisher figure on jar by KuroHouseofCraft

Nah ini nih, ciplukan/ morel berry bahasa kerennya :D, buahnya kalau sudah matang berwarna kuning. Buahnya 1-2 cm saja kira-kira. jadi kebayang ya ukuran miniatur kingfisher bird ini :D 


sumber: http://milarimugi.blogspot.co.id/2015/11/
Di foto ini lebih jelas detailnya, jujur deh kurang puas krn masih merasa ini kurang detil. Namun, karena pertimbangan tertentu, akhirnya karya ini tidak kujadikan swap. saya bikin karya lain lagi dengan fauna jenis lain lagi :D apa ya kira-kira? tunggu aja nanti waktu semua sudah mengumpulkan karyanya :D hihi biar penasaran


miniature king fisher bird by KuroHouseofCraft


Tuesday, November 14, 2017

Chicken wings fake food - sumo wings by KuroHouseofCraft

Maafkan blog (reader)-ku yang baik, beberapa waktu ini saya sangat sibuk dengan pesanan dan pesanan dan aneka macam aktivitas sampai tepatnya minggu lalu akhirnya drop juga. Jadi saya belum terima pesanan dulu lagi untuk akhir tahun 2017 ini, rencananya mau selesaiin semua order yang sudah dibayar dan mau refreshing dulu. 

Posting kali ini saya mau post tentang fake food/ food replika sumo wings yang ada di PIK Avenue Mall. Chicken wings (sayap ayam) nya benar-benar sumo dan diisi sama berbagai macam varian. hehe sengaja kufoto supaya bisa dibandingin dengan ukuran hp :D gendut banget kan chicken wingsnya. Buat yang pengen makan, langsung aja ke PIK Avenue ya


Chicken wings fake food - sumo wings by KuroHouseofCraft
Chicken wings fake food - sumo wings by KuroHouseofCraft

Berikut ini foto replika sumo wings yang sengaja dibelah dan kelihatan isinya, yang kubuat ini adalah makaroni cheese dan curry rice. 


Chicken wings fake food - sumo wings by KuroHouseofCraft

kucomot 1 nih, siapa mau ? hihi :P ini clay, jangan dimakan ya, nanti giginya rontok.. makan sumo wings yang aslinya aja.

Chicken wings fake food - sumo wings by KuroHouseofCraft

Friday, October 13, 2017

Dummy Food Asian Fish Cake by KuroHouseofCraft

These are some of my dummy food arts this week. I make replica of asian fish cakes and dumplings for an asian restaurant in Jogjakarta, Indonesia. 

There are tofu, sausage, fish cakes, fried fish cakes, chicken satay, chikuwa, chicken dumplings, crab dumplings and cheese dumpling too. its made from polymer clay and air dry clay. are they look delicious?

Dummy Food Asian Fish Cake by KuroHouseofCraft


Dummy Food Asian Fish Cake by KuroHouseofCraft

Dummy Food Asian Fish Cake by KuroHouseofCraft

Asian fish cakes are my favorite food so I'm quiet familiar with its shapes and colors. It used to served with soup. I just realized that way of satay is like to eat odeng. In Korea Fishcake is called "eomuk" or "odeng", in Japan it is called oden, I think its originally from China. how about in Indonesia? we called fish cake as bakso ikan, it has different taste and texture with pempek palembang. And if its type is various enough we called it bakso-baksoan. I think I'm really hungry now :D ok then, see you in my next arts.

meet me & follow at KuroHouseofCraft Instagram , sometimes I post my stories there

KuroHouseofCraft